Review Movie

Review Film London Love Story (2016)

4

Review Film London Love Story (2016)

Pada Tahun 2015 lalu , Rumah Produksi Screenplay Films telah berhasil merilis Film “Magic Hour” 2015 . Dengan film tersebut Screenplay Films sudah bisa mengantongi 800 ribu penonton lebih. Suksesnya tersebut mungkin akan datang juga untuk film penerusnya Magic Hour yaitu London Love Story yng akan dirilis pada bulan februari 2016 tepatnya pada tanggal 4 Februari.

Film London Love Story ini ceritanya ditulis Tisa TS, yang juga menulis Magic Hour  ini bakal kembali menjerat penonton remaja. London Love Story dijadwalkan rilis 4 Februari 2016. Dan film ini juga merupakan film yang wajib ditonnton untuk menyambut Valentine nanti.

Sinopsis Review Film London Love Story (2016)

Film London Love Story 2016 ini menceritakan tentang seorang yang bernama Caramel (Michelle Ziudith), Caramel merupakan seorang wanita cantik yang mempunyai sifat periang dan selalu optimis dalam menjalani hidup.

Selain berkuliah di salah satu Universitas di London, Inggris Caramel suka memanfaatkan waktu luang, dia bekerja di sebuah kedai Pizza. Kenapa dia memutuskan untuk pindah dari Indonesia ke Inggris?, karena selain kuliah dia juga ingin melupakan sebuah masa lalunya yang sangat pahit.

Di sisi lain ada seorang pria tampan asli indonesia yang juga berkuliah di salah satu Universitas di London, pria tampan tersebut bernama Dave (Dimas Anggara). Suatu hari ada sebuah kejadian yang mengharuskan Dave menolong seseorang. Kejadian tersebut yaitu ketika Dave berhasil menolong seorang wanita cantik yang hendak atau ingin melakukan bunuh diri. Wanita cantik tersebut bernama Adelle (AdillaFitri). Dan ternyata Adele juga merupakan seorang wanita asli indonesia.

Cerita London Love Story pun berlanjut, kini menceritakan seorang pria gagah dan tampan yang juga merupakan asli orang indonesia yang berkuliah di london, dia bernama Bima (Dion Wiyoko). Bimo ternyata merupakan teman dari Caramel dan juga mempunyai perasaan cinta dengan wanita cantik tersebut yang sudah hampir 1 tahun ini. Akan tetapi ungkapan rasa sukanya pada Caramel tidak pernah di respon serius dengan wanita cantik tersebut baca cerita dewasa juga.

Dari situlah Bima mencoba untuk diam sejenak dan juga mengintrospeksi dirinya sendiri. Di sisi lain Caramel juga sangat bingung kenapa dia tidak menerima cintanya Bimo, sedangan dia merupakan pria yang sangat baik. Dari situlah Caramel juga mengintrospeksi diri kenepa diaa tidak bisa mencintai Dave maupun Bimo yang ternyata merupakan masalalunya. Sedangakan Adelle perlahan-lahan mulai menaruh hati kepada Dave. Itulah Sinopsis Film London Love Story (2016)

Detail Film London Love Story (2016)

Genre : Drama, Romantis
Sutradara : Asep Kusdinar
Produser : Sukhdev Singh, Wicky V. Olindo
Penulis Skenario : Tisa TS, Sukhdev Singh
Film Rilis : 4 Februari 2016
Durasi Film : 90 Menit
Produksi : Screenplay Production

Pemain Film London Love Story (2016)

Michelle Ziudith sebagai Caramel
Dimas Anggara sebagai Dave
Adila Fitri sebagai Adele
Dion Wiyoko sebagai Bimo

Trailer Film London Love Story (2016)

Related Posts

Recent Post

  • Film Dealova yang Membawa Nama Besar Jessica Iskandar

    Film Dealova yang Membawa Nama Besar Jessica Iskandar

    Share this:Jessica Iskandar merupakan salah satu artis Indonesia yang telah lama berkecimpung di panggung Indonesia hingga saat ini. Nama Jessica Iskandar pertama kali dikenal berkat perannya sebagai Karra di film Dealova. Selain diperankan oleh Jessica Iskandar, film Dealova juga diperankan oleh Evan Sanders dan Ben Joshua. Di dalam film tersebut, Karra yang diperankan oleh Jessica…

  • Film Komedi Indonesia yang Penuh Gelak Tawa

    Film Komedi Indonesia yang Penuh Gelak Tawa

    Share this:Dunia hiburan akan terus berjalan seiring dengan banyaknya film-film baru yang bermunculan. Film tema romantis, horror, action dan komedi merupakan tema film yang paling banyak diminati oleh masyakarat Indonesia. Dari sekian banyak tema film, komedi merupakan tema film yang paling banyak diminati. Selain penuh akan gelak tawa, film komedi Indonesia tidak membutuhkan waktu berpikir…